Malam Seribu Bulan





pUiSi aLa gUe,  kali ini ngebawain Posting-an yang bertemakan ReLiGi, silahkan dinikmati:
 


Malam Seribu Bulan  

lengang malam melanglang ganjil, susuri jiwa-jiwa yang masih terjaga
di sepuluh malam terakhir bulan ramadan melewati bongkahan kabut
dan angin yang mendebur dingin, mengemas gelisah pada hati yang resah
menunggu gagu, pikir yang gisik melindap menyusuri ceruk kalbu
memainkan dawai getir pada tiap-tiap zikir
hari-hari gaib menguap butiran dosa

malam yang dirindukan bibir saat berzikir melafalkan takbir, tahmid, dan tahlil
malam tumpuan bagi dahi saat sungkur sujud tafakur
malam harapan bagi tangan-tangan tengadah yang mengangkat doa
malam penantian bagi mata-mata yang meneteskan telaga dosa


Wrote in 2009 by Adi Nasumardi, S.Pd
Edited & Published in 2012 by Apep Ependi, S.Si

Ingin puisi yang lain, tentang:
                                                  ReLiGi   |   SoS-bUd   |   mOrAl   |   RoMaNtIs


Tidak ada komentar:

Posting Komentar