pUiSi aLa gUe, kali ini ngebawain Posting-an yang bertemakan ReLiGi, silahkan dinikmati:
Curam tebing hatimu kudaki, tapaki terjal katakata
Julang egomu perih kuraih, meski emosi kadang tergelincir
Sabar meniti telaga dahaga dalam terik pedih mendidih
Semilir nyeri menyayat hati, merasuk penat dalam diri
Kucoba eratkan janjijanji meski sesak coba mendesak
Ya Rob, berikan aku setetes embun yang dapat hilangkan dahaga ini
Berikan aku awan nan rindang sebagai peneduh perjalanan ini
Wrote in 2009 by Adi Nasumardi, S.Pd
Edited & Published in 2012 by Apep Ependi, S.Si
Ingin puisi yang lain, tentang:
ReLiGi | SoS-bUd | mOrAl | RoMaNtIs
Telaga Dahaga
Curam tebing hatimu kudaki, tapaki terjal katakata
Julang egomu perih kuraih, meski emosi kadang tergelincir
Sabar meniti telaga dahaga dalam terik pedih mendidih
Semilir nyeri menyayat hati, merasuk penat dalam diri
Kucoba eratkan janjijanji meski sesak coba mendesak
Ya Rob, berikan aku setetes embun yang dapat hilangkan dahaga ini
Berikan aku awan nan rindang sebagai peneduh perjalanan ini
Wrote in 2009 by Adi Nasumardi, S.Pd
Edited & Published in 2012 by Apep Ependi, S.Si
Ingin puisi yang lain, tentang:
ReLiGi | SoS-bUd | mOrAl | RoMaNtIs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar