pUiSi aLa gUe, kali ini ngebawain Posting-an yang bertemakan mOrAl, silahkan dinikmati:
Selayu Jiwa
sunyi mendengus, maknai tiap-tiap jiwa lewat serat hasrat
selayu jiwa meringkih dalam decak jerat
mengkremasi iman atas bara birahi senikmat
letupan sekam, berpendar riuh di antara reranting kilat
kepulkan tebal asap syahwat
bau nafas begitu hangus berhembus dari tubuh mengarat
menebarkan aroma dusta pada riwayat bai’at
sebilah dosa tertancap tepat di ulu hati yang tersekat
mengalirkan darah penyesalan dari tubuh sekarat
berkeping tangis luruh tak kuasa menahan laknat
terbujur menunggu hingga tiba waktu kiamat
Wrote in 2009 by Adi Nasumardi, S.Pd
Edited & Published in 2012 by Apep Ependi, S.Si
Ingin puisi yang lain, tentang:
ReLiGi | SoS-bUd | mOrAl | RoMaNtIs
| sELaYu jIWa |
Selayu Jiwa
sunyi mendengus, maknai tiap-tiap jiwa lewat serat hasrat
selayu jiwa meringkih dalam decak jerat
mengkremasi iman atas bara birahi senikmat
letupan sekam, berpendar riuh di antara reranting kilat
kepulkan tebal asap syahwat
bau nafas begitu hangus berhembus dari tubuh mengarat
menebarkan aroma dusta pada riwayat bai’at
sebilah dosa tertancap tepat di ulu hati yang tersekat
mengalirkan darah penyesalan dari tubuh sekarat
berkeping tangis luruh tak kuasa menahan laknat
terbujur menunggu hingga tiba waktu kiamat
Wrote in 2009 by Adi Nasumardi, S.Pd
Edited & Published in 2012 by Apep Ependi, S.Si
Ingin puisi yang lain, tentang:
ReLiGi | SoS-bUd | mOrAl | RoMaNtIs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar